Meraih Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat

Meraihkebahagian1

MERAIH KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHERAT

Ikhwati fillah rahimakumullohu,

Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla dengan hikmah-Nya yang sempurna dan hujjahnya yang kokoh, serta ilmuNya yang meliputi segala sesuatu, Allah menguji hamba-hamba-Nya dengan kelapangan dan kesulitan, kenikmatan dan kesengsaraan, itu semua dengan tujuan Allah hendak menguji kesabaran dan sifat syukur mereka. Barangsiapa diantara mereka bersabar ketika ditimpa musibah, dan bersyukur tatkala mendapatkan kenikmatan, dan tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mendapati musibah, memohon rahmat dan ampunan-Nya, maka pasti hamba tersebut akan mendapatkan kebahagian dan keberuntungan dengan akhir kehidupan yang mulia.

Allahu ‘Azza Wa Jalla berkata didalam surat Al ‘Ankabuut ayat 1-3:

Alif laam miim, apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan Kami telah beriman,sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Dan maksud fitnah didalam ayat tersebut ialah: Ujian, sehingga jelas orang yang jujur dari yang dusta, orang yang sabar dan orang yang bersyukur, sebagaimana firman Allah ta`ala:

Dan Kami jadikan sebagian kalian cobaan bagi sebagian yang lain, maukah kamu bersabar? Dan adalah RabbMu Maha Melihat. [Al_Furqon ayat 20].

Dan berfirman Allah ta`ala:

Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).[Al_A`raf ayat 168]

Makna kalimat alhasanah dalam ayat tersebut: nikmat berupa tanah yang subur, kemewahan ,kesenangan, kemuliaan, pertolongan atas musuh-musuh Allah dan lain sebagainya. Dan makna kalimat Assayiat dalam ayat tersebut: Musibah baik berupa penyakit, dikuasai musuh-musuh, gempa bumi, angin kencang, banjir dan lain sebagainya.

Allah Ta`ala berfirman:

Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). [Ar Ruum ayat 41]

Samaahatusy Syaikh `Abdul `Aziz bin `Abdulloh bin Baaz rahimahullah menjelaskan kandungan surat Al_A`raf ayat 168 dan surat Ar Ruum ayat 41:

Sesungguhnya Allah Ta`ala telah menetapkan kebaikan dan keburukan dan apa saja kerusakan di muka bumi dengan tujuan agar manusia kembali kepada al-haq, dan bersegera bertaubat dari apa-apa yang telah Allah haramkan atas mereka, dan bersegera kembali ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya, karena KEKUFURAN & KEMAKSIATAN adalah 2 sebab terbesar sumber kejelekan dan musibah di dunia dan akhirat. Adapun tauhid dan iman kepada Allah dan Rasul-Nya serta berpegang teguh dengan syariat islam, itu semua adalah sebab terbesar seluruh kebaikan di dunia dan akherat. [Majmu` Fataawa juz 2 hal 126-132 cet.ke 2 tahun 1416 H].

Ada sebuah kisah tentang Amirul Mukminin `Umar bin `Abdil `Aziz rahimahullahu ,ketika terjadi gempa bumi di zamannya, maka segera beliau menulis surat untuk seluruh pegawainya diseluruh negeri dan memerintahkan agar seluruh kaum muslimin bertaubat kepada Allah dan istighfar dari dosa-dosa.

Kisah tersebut mewakili diri kita terkhusus di hari-hari ini, ketika musibah-musibah melanda negeri kita, banjir bandang, kebakaran hutan, gempa bumi ,dan gunung meletus (seperti gunung kelud di Kediri_pen) dll, ini semua dampak kemaksiatan yang tumbuh subur berkembang, baik syirik besar ataupun dosa-dosa lainnya, bertaubatlah wahai manusia kembali kepada Allah, dan takutlah dengan azab Allah yang tidak secara khusus menimpa orang-orang dzolim diantara kalian, hancur dan binasanya umat-umat terdahulu sebabnya adalah kemaksiatan, maka jangan sekali-sekali kita meremehkan yang namanya dosa.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta`ala mengampuni dosa-dosa kita, dan memberikan hidayah kepada kita untuk bertaubat dan kembali kepadaNya , Amin Yaa Mujibas Saailin.
Akhukum fillah Abu Ibrahim Abdurrahman Alfasawy fi markiz daarul hadits fiyusy harasahallahu

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.