Mentahdzir Bid’ah dan Ahli Bid’ah Tanpa Menyebut Nama

MENTAHDZIR BID’AH DAN AHLI BID’AH TANPA MENYEBUT NAMA

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya an Najmy رحمه الله

Pertanyaan: Apa pendapat Anda tentang seseorang yang mentahdzir dari bid’ah dan Ahli bid’ah secara global saja tanpa menyebutkan nama-nama (Ahli bid’ah tersebut)?

Jawaban:

Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika terjadi sesuatu (yang mungkar) maka Beliau mengatakan :

“Mengapa sekelompok orang melakukan demikian”.

Perkara ini benar !

Akan tetapi, apakah hadits ini bisa kita terapkan terhadap para tokoh-tokoh kesesatan yang mengajak manusia kepada kesesatan dan menyebabkan banyak manusia terkena fitnah?
Apakah bisa kita terapkan hadits ini terhadap mereka?

Jawabannya tidak mungkin, Nama-nama mereka harus disebutkan sehingga manusia mengetahui (kejelekan) mereka, dan bisa mewaspadai mereka.

Adapun kalau kita diam tidak menyebutkan nama-nama mereka, kita tidak menyebutkan tentang Sayid Qutub, Hasan al Banna, diam dari si Fulan dan si Fulan.

Lalu kepada siapa kita akan menerapkan ucapan ini?

Semisal kalau kita mentahdzir dari ahli bid’ah,

Siapa yang akan Kita sebutkan ?

Dalam keadaan mereka inilah para tokoh-tokoh ahli bid’ah

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

*********************************

وسئل الشيخ أحمد بن يحيى النجمي رحمه الله:
هذا سؤال يقول مارأيكم فيمن يحذر من البدعة والمبتدع إجمالاً ولا يرى ذكر الأسماء؟

الجواب:
كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا حصل شيء يقول مابال أقوام هذا صحيح ولكن هل هذا يقال في أئمة الضلال الذين يدعون الناس إلى ضلالات وفُتن بهم الناس، هل يُقال هذا فيهم؟ لا، هؤلاء لابد أن يُذكروا، ولابد أن يشهر بهم، ولابد أن يعرفوا حتى يحذرهم الناس. أما أن نسكت عنهم ونقول لا مانذكر أسماءهم، مانقول سيد قطب، ولا نقول حسن البنا، ولانقول فلان وفلان، إذن فعلى من ينطبق هذا القول مثلا لو حذرنا من أهل أصحاب البدع؟ من هو الذي يمكن أن نقول هو غير هؤلاء؟ هؤلاء هم قادة أهل البدع.

Download
Judul: MENTAHDZIR BID'AH DAN AHLI BID'AH TANPA MENYEBUT NAMA Pembicara: Asy Syaikh Ahmad bin Yahya an Najmy رحمه الله Tanggal: 16 Sha'aban 1436
© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.