MENIKAH YANG KETIGA DAN KEEMPAT CARA YANG EFEKTIF MENGHILANGKAN CEMBURU DALAM POLIGAMI

MENIKAH YANG KETIGA DAN KEEMPAT CARA YANG EFEKTIF MENGHILANGKAN CEMBURU DALAM POLIGAMI

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Bolehkah bagi seorang istri untuk meminta cerai kepada suaminya jika dia ingin memadunya, karena dia merasa tidak mampu hidup bersamanya lagi dan dirinya memiliki harga diri yang membuatnya tidak mau untuk terus bersamanya, apakah wanita tersebut berdosa dan bagaimana hukumnya sesuai syari’at?

Jawaban: Sungguh seharusnya istri tersebut membantu suaminya untuk mengusahakan mahar bagi istri kedua, karena hal itu termasuk perkara yang sepantasnya. Karena sesungguhnya poligami merupakan perkara yang diharapkan jika suami dalam keadaan yakin akan bisa bersikap adil, yakin mampu secara fisik dan secara materi.

Jadi kami mendorong para pemuda untuk menikah lebih dari satu istri, yaitu dua, tiga, dan empat. Dan jika Allah mendatangkan budak wanita (melalui jihad yang sesuai syari’at -pent), maka belilah budak wanita sesukamu, agar anak-anak bertambah banyak dan keturunan umat ini meningkat, karena Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda:

ﺗَﺰَﻭَّﺟُﻮﺍ ﺍﻟْﻮَﺩُﻭﺩَ ﺍﻟْﻮَﻟُﻮﺩَ ﻓَﺈِﻧِّﻲ ﻣُﻜَﺎﺛِﺮٌ ﺑِﻜُﻢْ.

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur, karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlah kalian.”

Maka saya nasehatkan kepada wanita penanya ini agar dia membantu suaminya untuk mewujudkan keinginannya, dan jika dia memiliki harta hendaklah dia membantu suaminya dengan hartanya, dan hendaklah dia menyiapkan dirinya untuk bersabar dan mengharapkan pahala di sisi Allah.

Mudah-mudahan jika suaminya telah menikah lagi urusannya akan menjadi mudah untuknya. Orang-orang mengatakan bahwa jika seseorang menikah dengan istri yang kedua akan muncul kecemburuan pada istri pertama, tetapi jika dia menikah lagi dengan istri yang ketiga maka kecemburuan tersebut akan hilang.

Jadi kita memiliki obat cemburu tersebut, yaitu dengan menikahi istri yang ketiga. Saya katakan hal ini bukan untuk bercanda, tetapi dengan serius. Dan ini merupakan perkara yang hakiki, yaitu bahwasanya seorang istri akan cemburu jika dia hanya memiliki satu orang madu, dan akan hilang cemburunya jika datang madu yang ketiga.

Bagaimana hal itu bisa terjadi? Selama dia hanya memiliki satu madu yang datang dan menyakiti dirinya –menurut dia– maka itu akan terasa berat baginya. Karena bergabungnya orang lain dalam penderitaan yang menimpamu akan meringankan penderitaan tersebut. Oleh karena inilah Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

ﻭَﻟَﻦْ ﻳَﻨْﻔَﻌَﻜُﻢُ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺇِﺫْ ﻇَﻠَﻤْﺘُﻢْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ﻣُﺸْﺘَﺮِﻛُﻮﻥَ.

“Jika kalian berbuat zhalim maka tidak akan ada manfaatnya kalian berserikat dalam adzab.” (QS. Az-Zukhruf: 39)

Tetapi di dunia jika orang-orang berserikat maka penderitaan akan terasa ringan. Khansa’ (bintu ‘Amr bin Harits as-Sulaimiyyah, salah seorang penyair Arab yang terkenal dan shahabiyyah yang mulia -pent) mengatakan dalam syairnya di bagian akhir:

ﻭَﻟَﻮ ﻻ ﻛَﺜﺮَﺓُ ﺍﻟﺒﺎﻛﻴﻦَ ﺣَﻮﻟِﻲ ☆☆☆ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺧﻮﺍﻧِﻬِﻢ ﻟَﻘَﺘَﻠﺖُ ﻧَﻔﺴﻲ

ﻭَﻣﺎ ﻳَﺒﻜﻮﻥَ ﻣِﺜﻞَ ﺃَﺧِﻲ ﻭَﻟَﻜِﻦ ☆☆☆ ﺃُسَلَّي ﺍﻟﻨَﻔﺲَ ﻋَﻨﻪُ ﺑِﺎﻟﺘَﺄَﺳِّﻲ

Seandainya bukan karena banyaknya orang-orang di sekelilingku

Yang menangisi saudara mereka, niscaya aku bunuh diri

Mereka tidak menangisi orang seperti saudaraku

Tetapi aku menghibur diri dengan melihat mereka menangisi

***

🌍 Sumber : https://twitter.com/hamed_junaibi/status/818089633041051648

Download
Judul: MENIKAH YANG KETIGA DAN KEEMPAT CARA YANG EFEKTIF MENGHILANGKAN CEMBURU DALAM POLIGAMI Pembicara: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Tanggal: 15 Rabi' II 1438
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.