MENGAPA ENGKAU TIDAK BOLEH DUDUK DENGAN AHLI BIDAH DAN MENYIMAK UCAPAN MEREKA

MENGAPA ENGKAU TIDAK BOLEH DUDUK DENGAN AHLI BIDAH DAN MENYIMAK UCAPAN MEREKA

Al-Allamah Ibnul Utsaimin rahimahullah berkata:

فاذا وجدنا مبتدعا” عنده طلاقة في اللّسان و سحر بالبيان ,. فانّه لا يجوز أن نجلس اليه لأنّه مبتدع . لماذا لا يجوز ؟

Maka jika kita mendapati seorang ahli bid’ah, yang dia memiliki lisan yang fasih, dan bisa “menyihir” dengan ceramahnya, maka sesungguhnya kita tidak boleh duduk bersamanya karena dia itu seorang ahli bid’ah. Mengapa tidak boleh?

أولا: لأنّنا نخشىٰ من شره ,فانّ النبيّ -صلى اللّٰه عليه وعلى اله وسلم- قال

Yang pertama: Karena kita takut tertimpa kejelekkannya. Karena sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“انّ من البيان لسحرا”

“Sesungguhnya dalam sebagian ceramah itu ada sihir.”

قد يسحر عقولنا حتى نوافقه على بدعته.

Terkadang ia bisa menyihir akal-akal kita hingga kita menyetujui kebid’ahannya.

ثانيا” : انّ فيه تشجيعا” لهذا المبتدع ,أن يكثر النّاس حوله ,أو أن يجلس اليه فلان و فلان من الأشراف و الوجهآء و الأعيان ,هذا يزيده رفعة” و اغترارا” بما عنده من البدعة ,و غرورا” في نفسه.

Kedua: Hal itu akan menyemangati ahli bid’ah tersebut, tatkala banyak manusia duduk di sekelilingnya, atau duduk dihadapannya fulan dan fulan dari orang terhormat, tokoh-tokoh dan orang tertentu. Hal ini akan menambah dia semakin tinggi dan bisa mengelabui (manusia) dengan kebid’ahannya dan ia tertipu dengan dirinya.

ثالثا” : اساءة الظنّ بهذا الذي اجتمع الى صاحب البدعة , وقد لا يتبيّن هذا الا بعد حين ,فانّ النّاس اذا رأوك تذهب الى صاحب البدعة سوف يتهمونك وان لم يتبيّن هذا الا بعد حين

Yang ketiga: Akan menimbulkan buruk sangka dengan orang yang berkumpul dengan ahli bid’ah ini. Dan terkadang hal ini tidak nampak kecuali setelah sekian lama. Karena manusia itu jika mereka melihat engkau pergi kepada ahli bid’ah, mereka akan mencurigaimu. Dan sekalipun hal itu tidak nampak jelas kecuali setelah sekian lama.

و لهذا ينبغي لطالب العلم -بل يجب عليه- أن يجتنب الجلوس الى أهل البدع

Oleh karena itu sepantasnya bagi penuntut ilmu, bahkan WAJIB BAGINYA untuk menjauhi duduk-duduk dengan ahli bid’ah.

[Syarh al-Hilyah h. 314]

© 1439 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.