HUKUM SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN PAKAIAN YANG IA BERIHTILAM (MIMPI BASAH)

HUKUM SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN PAKAIAN YANG IA BERIHTILAM (MIMPI BASAH)

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin رحمه الله

Pertanyaan: Pertanyaan kedua datang dari penuntut ilmu. Ia mengatakan: Apakah boleh shalat dengan menggunakan pakaian yang seorang itu telah berihtilam padanya?

Jawabnya:

Ya. Boleh seseorang itu shalat dengan menggunakan pakaian yang ia telah berihtilam padanya. Hanya saja sudah sepantasnya ia mencuci mani tersebut bila masih dalam keadaan basah dan mengeriknya bila sudah kering. Ini bila ia tidur sudah dalam keadaan beristinja dengan air (cebok) atau beristijmar secara syar’i.

Adapun bila ia tidur dalam kondisi tidak beristinja dengan air dan tidak pula beristijmar secara syar’i, maka tidak diperbolehkan shalat dengan menggunakan pakaian yang terkena mani ini sampai ia mencucinya.

Yang demikian karena mani bila mengenai tempat najis maka akan tercemari. Apabila mani itu sudah tercemari dengan najis lalu mengenai pakaian, maka ia wajib mencucinya.

Sumber: Silsilah Fatawa Nurun ‘alad Darb< kaset no. 10

Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

————–
حكم الصلاة في الملابس الذي احتلم فيها

السؤال:

السؤال الثاني عند طالب العلم، يقول: هل تجوز الصلاة في الثياب التي احتلم فيها الشخص؟

الجواب:

الشيخ: الجواب: نعم، يجوز أن يصلي في الثياب التي احتلم فيها، إلا أنه ينبغي أن يغسل المني إن كان رطباً، ويفركه إن كان يابساً. هذا إذا كان قد نام على استنجاء بالماء أو استجمار شرعي، أما إذا كان قد نام ليس على استنجاء بالماء ولا على استجمار شرعي فإنه لا يجوز أن يصلي بالثوب الذي تأثر بهذا المني حتى يغسله؛ وذلك لأن المني إذا باشر محل النجس تلوث به، فإذا تلوث به وأصاب الثوب فإنه يجب غسله.

المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [10]

Download
Judul: HUKUM SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN PAKAIAN YANG IA BERIHTILAM (MIMPI BASAH) Pembicara: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin رحمه الله Tanggal: 13 Muharram 1437
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.