HUKUM MENULIS LAFADZ ALLAH ATAU AYAT AL-QUR’AN DIATAS MEJA ATAU YANG SEMISALNYA

Fatwa-fsiHUKUM MENULIS LAFADZ ALLAH ATAU AYAT AL-QUR’AN DIATAS MEJA ATAU YANG SEMISALNYA

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Fadhilatusy Syaikh, sebagian pelajar dan petugas ada yang menuliskan lafazh Allah atau kalimat laa ilaha illalah, bahkan terkadang ayat kursi di atas meja. Apakah ini tidak mengapa?

Asy-Syaikh: meja yang biasa dijadikan tempat bersandar?

Penanya: Ya, meja yang biasa digunakan untuk menulis.

Jawaban:

Adapun menulis al-Qur’an di atas meja, kemudian seorang insan bersandar di atasnya untuk menulis atau bertelekan istirahat, maka padanya terdapat jenis perendahan terhadap al-Qur’an yang mulia sehingga jangan menulis (di atasnya). Adapun selain al-Qur’an, maka perkaranya lebih ringan. Namun bersamaan dengan itu saya memandang tidak perlu untuk menuliskannya. Siapa yang ingin mengingat dzikrullah, maka ingatlah dengan hatinya.

Saya khawatir bila dia menuliskan -kalimat laa ilaha illallah kemudian ada temannya yang datang -sebagaimana yang biasa terjadi – mengajaknya bicara sambil duduk di atas meja tanpa ia menyadarinya atau terkadang ia menyadarinya (tulisan tersebut di atas meja) namun tidak memedulikannya. Maka saya memandang agar dia tidak menulis sesuatu di atas meja. Begitupun, menurut aturan (tata tertib) menulis sesuatu di atas meja merupakan sesuatu yang dilarang.

Penanya: mereka menempelkan tempelan-tempelan?

asy-Syaikh: Tempelan-tempelan pun tidak ada alasan untuk melakukannya

 

Sumber: Silsilatu Liqa’atil Babil Maftuh > Liqa’atul Babil Maftuh (87)

Alih Bahasa : Syabab Forum Salafy

—————-
حكم كتابة لفظ الجلالة أو آيات من القرآن على الطاولات وما أشبه ذلك

السؤال:

فضيلة الشيخ، بعض الطلاب والموظفين يلصقون على الطاولات لفظ الجلالة، أو لا إله إلا الله، وأحياناً آية الكرسي، فهل في هذا شيء؟
الشيخ: الطاولة التي يتكئ عليها؟
السائل: نعم التي يكتب عليها.

الجواب:

أما كتابة القرآن على الطاولة ثم يتكئ الإنسان عليها ليكتب أو يتكئ عليها ليستريح فإن هذا فيه نوع امتهان للقرآن الكريم فلا يكتب، وأما غير القرآن فإنه أهون، ومع ذلك لا أرى حاجة لكتابته، ومن أراد أن يتذكر ذكر الله فليتذكر ذلك بقلبه، وأخشى أن يكتب (لا إله إلا الله) ثم يأتي بعض زملائه -كما جرت به العادة- يحدثه ويركب على الطاولة من غير أن يشعر، أو يشعر ولكن لا يبالي. فأرى ألا يُكتب عليها شيءٌ. حتى أيضاً حسب النظام -كما أعلم- أنه ممنوع أن يكتب على الطاولات شيء.
السائل: يلصقون ملصقات؟
الشيخ: حتى الملصقات أيضاً لا داعي لها.
المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [87]
القرآن وعلومه > فضائل القرآن وآدابه

Download
Judul: HUKUM MENULIS LAFADZ ALLAH ATAU AYAT AL-QUR'AN DIATAS MEJA ATAU YANG SEMISALNYA Pembicara: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah Tanggal: 19 Jumada I 1437
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.