HUKUM MEMBACA KITAB-KITAB YANG PENULISNYA DULU SALAFY KEMUDIAN MENYIMPANG

HUKUM MEMBACA KITAB-KITAB YANG PENULISNYA DULU SALAFY KEMUDIAN MENYIMPANG

Asy-Syaikh Al-Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah

Pertanyaan :

الذين كانوا يعتبرون على المنهج الصحيح ثم زاغوا عنه هل يجوز لنا الاستماع إلى أشرطتهم أو قراءة كتبهم المؤلفة قديماً وكذا محاضراتهم ؟

Mereka yang dulu berada di atas manhaj yang benar kemudian menyimpang, bolehkah kita mendengarkan kaset-kasetnya atau membaca kitab-kitab mereka yang ditulis dahulu, demikian ceramah mereka?

Jawaban :

أنا لا أنصح بقراءة كتبهم ولا سماع أشرطتهم، وتعجبني كلمة عظيمة لشيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله يقول فيها : « لو أن الله ما أوجد البخاري ومسلماً ما ضَيَّع دينه ».

Saya tidak menasihatkan membaca kitab-kitab mereka dan mendengarkan kaset-kaset mereka. Menakjubkanku ucapannya syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, beliau berkata : Seandainya Allah tidak mewujudkan Bukhari dan Muslim, Dia tidak akan menyia-nyiakan agama-Nya.

Maka Allah Taala telah menjaga agama ini, Allah berfirman :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya Kami yang akan menjaganya.” (QS. Al-Hijr 9)

فأنصح بالبُعد عن كتبهم وأشرطتهم وحضور محاضراتهم وهم محتاجون إلى دعوة، وإلى الرجوع إلى كتاب الله وإلى سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم، وأن يتوبوا إلى الله سبحانه وتعالى منَ الذي حصل منهم في قضية الخليج وفي غيرها

Maka aku nasehatkan untuk menjauhi kitab-kitab mereka, kaset-kaset mereka dan ceramah-ceramah mereka. Justeru mereka itulah yang butuh kepada dakwah. Butuh merujuk kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam. Agar mereka bertaubat kepada Allah dari apa yang telah muncul dari mereka pada kasus perang Teluk dan selainnya.

[Tuhfah Al-Mujib 209]

Sumber: https://goo.gl/u89Fhj

© 1440 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.