Bantahan Untuk Abdurrahman Al Mar’i [Bagian Satu]

BANTAHAN ILMIYAH TERHADAP KASET (Dan Debatlah Mereka Dengan Cara Yang Baik) DENGAN PEMATERI ABDURRAHMAN MAR’I Syaikh Abul Abbas Yasin bin Ali al Adeni بسم الله، والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن والاه Amma ba’du: Sungguh Allah telah menganugrahiku kemudahan untuk menjelaskan sebagian perkara yang ada pada Abdurrahman Mar’i –dan aku akan tetap demikian, insya Allah–. Alhamdulillah, penjelasan tersebut disambut banyak pendengar, terlebih penduduk Markiz Fuyush. Bahkan sebagian mereka menjadi paham perkaranya lalu membeli tanah ...

Bantahan Untuk Syubhat dan Tuduhan Serampangan Jama’ah Tabligh

BANTAHAN UNTUK SYUBHAT & TUDUHAN SERAMPANGAN JAMA’AH TABLIGH Al Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’abduh hafizhahullah Pertanyaan: Jawaban apakah yang harus kita sampaikan kepada mereka Jamaah Tabligh ketika mengatakan bahwa Ahlus Sunnah hanya melakukan dakwah di masjid-masjid? Jawaban: Bohong, Ahlus sunnah melakukan dakwah di masjid-masjid,juga di bahkan penjara-penjara, ya? ada yang di Nusakambangan ada ustadz Abdul Haq di penjara jogja. Para Napi ada yang Napi pidana ada yang Napi teroris, diceramahin. Ahlus sunnah juga melakukan dakwah melalui media buletin, masuk ke kantor-kantor. ...

Bantahan Untuk Syubhat Batil Kaum Khawarij

BANTAHAN UNTUK SYUBHAT BATIL KAUM KHAWARIJ Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله Bagaimana kita membantah orang yang berdalil bolehnya memberontak terhadap penguasa dengan alasan bahwa sebagian shahabat memberontak kepada khalifah (penguasa)? Soal: Ahsanallahu ilaikum (semoga Allah senantiasa berbuat baik kepada antum). Ini adalah pertanyaan keenam pada pelajaran ini. Penanya berkata, “Bagaimana kita membantah orang yang membolehkan untuk memberontak kepada penguasa dengan dalil bahwa Abdullah bin az-Zubair dan al-Hasan bin Ali -semoga Allah meridhai mereka- memberontak kepada khalifah? ...

Sedikit Catatan Untuk Sebuah Tulisan Syaikh Abdul Hadi Al Umairy

SEDIKIT CATATAN UNTUK SEBUAH TULISAN SYAIKH ABDUL HADI AL UMAIRY Dalam tulisan “Dakwah Luqman Ba’abduh di Indonesia” yang di tulis oleh: Syaikh ‘Abdul Hadi Al ‘Umairi, disebutkan: Syaikh Abdullah Al-Mar’iy dan Syaikh Utsman As-Salimy pernah datang untuk mengisi daurah ilmiah, tetapi Luqman dan mayoritas orang yang bersamanya tidak pernah hadir. Bahkan, dalam acara muhadharah Syaikh Utsman As-Salimy yang dilaksanakan di Yogyakarta sesudah shalat Jum’at, mereka pun tidak hadir. Meskipun mereka ada di sana sejak pagi hari. Mereka mentahdzir daurah Syaikh Utsman ...

Bantahan Terhadap Pihak Yang Menyamakan Antara: Watsiqoh Muhammad Al Imam dengan Fitnah Pemaksaan Keyakinan Bahwa Al-Qur’an Adalah Makhluq

BANTAHAN TERHADAP PIHAK YANG MENYAMAKAN antara: WATSIQAH MUHAMMAD AL-IMAM, dengan FITNAH PEMAKSAAN KEYAKINAN BAHWA AL-QUR’AN ADALAH MAKHLUQ (pada masa al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah) Asy-Syaikh Abul Abbas Yasin bin Ali Al-Adny hafizhahullah بسم الله الرحمن الرحيم، والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن والاه. أما بعد: Telah muncul kekacauan yang aneh, perkara yang membingungkan, dan kerancuan yang mengherankan dari sebagian orang –semoga Allah memberikan taufiq kepada kita dan mereka– yaitu berkaitan dengan “Watsiqah” (Surat Perjanjian Damai) yang ...

Benarkah Asy Syaikh Al-Albany Beraqidah Murji’ah

BENARKAH ASY-SYAIKH AL-ALBANY BERAQIDAH MURJI’AH Asy-Syaikh Rabi’ bin Hady Al-Madkhaly hafizhahullah Pertanyaan: Bagaimana pendapat Anda terhadap orang yang menuduh Asy-Syaikh Al-Albany beraqidah Murji’ah seperti yang dilakukan oleh Safar Hawaly? Jawaban: Dia telah menzhalimi Asy-Syaikh Al-Albany, dan melihat bahwa Murji’ah sekarang ini mereka adalah para pengikut Sayyid Quthub, saya melihat bahwa para pengikut Sayyid Quthub yang mengkultuskannya dan membela kitab-kitabnya yang padanya terdapat celaan terhadap sebagian nabi, celaan terhadap Shahabat, mengkafirkan umat, menuduh sebagian Shahabat telah berdusta, hulul (meyakini bahwa ...

Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 5

SILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH Termasuk Ciri-ciri Al Hadadiyyah (Selesai): 19.  Mereka membuat makar yang bertubi-tubi dengan sembunyi-sembunyi. Lihatlah apa yang mereka perbuat terhadap Syaikh Al Albaniy menampakan pemuliaan dan pembelaan kepada beliau, bahkan menuduh setiap orang yang mensifati beliau (Syaikh Al Albaniy -pent) dengan murjiah, bahwa mereka khowarij. Kemudian setelah itu mereka berbalik mencela beliau dan menuduhnya dengan murjiah dan menyelisihi manhaj salaf. 20.  Mereka saling ta’awun di atas dosa, permusuhan dan kedholiman. Saling menolong dalam kedustaan, kemaksiatan dan kaidah-kaidah ...

Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 4

SILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH Termasuk Ciri-ciri Al Hadadiyyah (lanjutan): 15. Mereka menyeru kepada taklid buta, sebagaimana keadaan syi’ah rofidhoh dan kelompok sufi yang ghuluw. Dan ini yang dimunculkan oleh Abdul Lathif Basyamil setelah kegagalan Mahmud Al Hadad dan para pengikutnya. 16. Sikap Abdul Lathif Basyamil yang berpura-pura membela (dakwah) Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab, setelah sebelumnya membuat-buat kebohongan terhadap Asy Syaikh Al Albaniy  sebagai musuh besarnya. Dengan dia berpura-pura membela Al Imam Muhammad (bin Abdul Wahhab) dan dakwahnya, ...

Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 3

SILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH Termasuk Ciri-ciri Al Hadadiyyah: 9. Taqiyyah (sikap berdusta) yang melampaui batas. 10.  Mereka menulis, menggambil ilmu dari nama-nama yang majhul (yang tidak dikenal) dan para plagiat, yang apabila salah seorang mereka meninggal tidak diketahui siapa orangnya tidak pula jejaknya. Dengan sikap ini, mereka melebihi dari pada (syi’ah rafidhoh). Dikarenakan mereka dikenal dan ditulis sejarah mereka, jarh wa ta’dil yang memuat nama-nama dan keadaan (imam-imam) mereka. Walaupun mereka juga menggunakan prinsip taqiyyah dan menutup-nutupi. 11.  Mereka menolak prinsip-prinsip ahlus ...

Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 2

SILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH Termasuk Ciri-ciri Al Hadadiyyah: Memvonis bid’ah seorang yang mendoakan “Rahimahullohu” kepada seorang (alim -pent) semisal Abu Hanifah, Asy Syaukaniy, Ibnul Jauziy, Ibnu Hajar dan An Nawawiy. Sikap berlebih-lebihan mereka dalam menyampaikan kabar dusta dan mengaku-aku lebih unggul dalam ilmu, untuk bisa menjatuhkan (kedudukan -pent) para ulama kibar. Melaknat secara individu, sampai sebagian mereka melaknat Abu Hanifah dan sebagiannya lagi sampai mengkafirkannya. Mereka memiliki hubungan-hubungan dengan hizbiyyin, dan sebagian mereka dengan orang-orang fasiq. Pada waktu yang ...

© 1440 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.