Adab-adab Saat Berpuasa

Para pembaca rahimakumullah, tidak terasa kita kembali dipertemukan oleh Allah subhaanahu wa ta’aalaadengan bulan yang penuh berkah dan ampunan, bulan Ramadhan. Tiada perbuatan yang pantas kita lakukan kecuali bersyukur kepada-Nya dan mengisi bulan tersebut dengan berbagai kegiatan ibadah, di antaranya adalah berpuasa (shaum). Ibadah puasa merupakan ibadah yang sangat mulia. Suatu ibadah yang memiliki kedudukan dan keutamaan tersendiri di sisi Allah subhaanahu wa ta’aalaa. Allah subhaanahu wa ta’aalaa telah menyiapkan pahala yang besar bagi orang-orang yang menjalankannya dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa ...

Seputar Shalat Tarawih

Shalat tarawih termasuk ibadah utama di bulan Ramadhan. Sering kita jumpai kaum muslimin memiliki perbedaan dalam praktik shalat tarawih ini, utamanya dalam jumlah rakaat. Uraian berikut insya Allah akan memperjelas mana di antara perbedaan tersebut yang lebih kuat. “Tarawih” dalam bahasa Arab adalah bentuk jamak dari تَرْوِيحَةٌ, yang berarti waktu sesaat untuk istirahat. [Lisanul ‘Arab, 2/462 dan Fathul Bari, 4/294] Dan تَرْوِيحَةٌ pada bulan Ramadhan dinamakan demikian karena para jamaah beristirahat setelah melaksanakan shalat tiap-tiap empat rakaat. [Lisanul ‘Arab, ...

Bolehkah Berpuasa Ketika Safar?

BOLEHKAH BERPUASA KETIKA SAFAR Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda: أَمَا يَكْفِيْكَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، وَمَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، حَتَّى تَصُوْمَ. “Tidakkah cukup bagimu dengan engkau berada di jalan Allah bersama Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, sampai-sampai engkau harus berpuasa.” Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (III/327): “Telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al-Hubab, telah menceritakan kepadaku Husain bin Waqid dari Abuz Zubair dia berkata: “Saya mendengar Jabir menceritakan: “Nabi shallallahu alaihi was sallam melewati ...

Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 4

MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-6:  HAL-HAL YANG DIPERBOLEHKAN KETIKA BERPUASA Hal-hal yang diperbolehkan ketika berpuasa: 1. Mencium (istri atau budak wanita –pent) bagi orang yang mampu menguasai dirinya. 2. Bersenang-senang (dengan istri atau budak wanita –pent) selain berhubungan badan bagi orang yang mampu menguasai dirinya 3. Bangun tidur ketika Shubuh dalam keadaan junub setelah melakukan hubungan badan di malam hari, dan yang lebih utama adalah mandi di malam hari. 4. ...

Melepas Sandal Ketika Masuk Kuburan

Pertanyaan: Apakah melepas sandal waktu di kuburan itu sunnah atau bid’ah? Jawab: Disyariatkan bagi yang masuk kuburan untuk melepas kedua sandalnya, berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Basyir bin Al-Khashashiyyah radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: Ketika aku berjalan mengiringi Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, ternyata ada seseorang berjalan di kuburan dengan mengenakan kedua sandalnya. Maka Nabi shallallahu alaihi was sallam mengatakan: يَا صَاحِبَ السَبْتِيَّتَيْنِ أَلْقِ سَبْتِيَّتَيْكَ “Hai pemakai dua sandal tanggalkan kedua sandal kamu!” Orang itu pun menoleh. Ketika dia tahu bahwa itu ...

Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 3

MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-5:  HAL-HAL YANG DIANJURKAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERPUASA DAN SELAIN MEREKA Hal-hal yang dianjurkan bagi orang-orang yang berpuasa dan selain mereka: 1. Berusaha melihat hilal. 2. Berdoa ketika melihat hilal. 3. Memperbanyak doa. 4. Mendoakan kebaikan bagi kaum Muslimin. 5. Selalu menyebarkan salam. 6. Menyambung silaturahmi walaupun dengan telpon. 7. Memperbanyak berbuat baik kepada orang-orang yang memiliki hubungan darah. 8. Memperbanyak sedekah. 9. Tersenyum di hadapan ...

Asuransi Hakikat dan Pembagiannya

ASURANSI HAKIKAT DAN PEMBAGIANNYA ### Definisi Asuransi:  Asuransi atau dlm bahasa fiqihnya dikenal dengan التأمين (at-ta’min) ialah sebuah akad atau aturan yang memberikan konsekuensi pada salah satu pihak, yaitu pihak penjamin (المُؤَمِّنُ) kepada pihak lain, yaitu pihak yang meminta jaminan (المُسْتَأْمَنُ) untuk menunaikan suatu kesepakatan ketika terpenuhinya persyaratan atau jatuh tempo dalam bentuk penggantian tunai yang telah ditentukan. [Al-Mu’jamul wasith, point: أَمِنَ] Pembagiannya ada 2 dan tidak ada yg lain: (1) Asuransi Sosial atau diistilahkan dengan ta’min ta’awuni atau ...

Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 2

MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-3:  KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PUASA Kewajiban-kewajiban puasa Ramadhan: 1. Wajib berhenti atau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa jika telah terbit fajar shadiq. 2. Wajib berhenti atau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sampai dipastikan matahari telah terbenam. 3. Wajib terus berniat untuk puasa hingga matahari terbenam. 4. Wajib mengeluarkan semua yang ada di mulut bagi siapa saja yang makan atau minum pada siang hari di ...

Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 1

MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### MUQADDIMAH الحمد لله رب العالمين والعاقية للمتقين ولا عدوان إلا على الظالمين والصلاة والسلام الأتمان الأكملان على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. وأشهد أن لا إله إلا الله، وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. بلغ الرسالة وأدى الأمانة ونصح الأمة وجاهد في الله حق جهاده حتى أتاه اليقين من ربه. فصلوات الله وتسليماته عليه وعلى آله وأصحابه وأتباعه إلى يوم الدين. Ini adalah ...

Menghitung Tasbih Dengan Jari Ataukah Dengan Ruas Jari

MENGHITUNG TASBIH DENGAN JARI ATAUKAH DENGAN RUAS JARI Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah | | | Pertanyaan: Apa hukum menghitung tasbih dengan menggunakan jari dan bukan dengan ruas jari? Jawaban: Yang saya ketahui bahwasanya Nabi shallallahu alaihi was sallam menghitung tasbih dengan tangan kanan beliau.  [1] Adapun hadits yang berbunyi: سَبِّحْنَ وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ، فَإِنَّهُنَّ مُسْتَنْطَقَاتٌ. “Bertasbihlah kalian wahai para wanita dengan hitunglah dengan ruas-ruas jari, karena ruas-ruas jari tersebut akan diperintahkan untuk berbicara.” Yang saya ketahui pada hadits ini ...

© 1439 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.