HUKUM MENJAHRKAN (MENGERASKAN) BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT WAJIB

HUKUM MENJAHRKAN (MENGERASKAN) BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT WAJIB Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Apa hukum menjahrkan bacaan dzikir setelah shalat wajib? Jawaban: Menjahrkan bacaan dzikir adalah sunnah, karena Nabi shallallahu ‘alaihi was salam dahulu menjahrkannya, demikian juga dengan para shahabat. ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menuturkan: “Mengeraskan suara dzikir ketika orang-orang usai dari shalat maktubah (wajib) dilakukan pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi was salam.” Namun bila di sisimu ada yang sedang mengqadha shalatnya, maka di sini engkau jangan ...

BATASAN WAKTU DZIKIR PAGI DAN PETANG

BATASAN WAKTU DZIKIR PAGI DAN PETANG Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ditanya: Pertanyaan: Kapan batasan waktu dzikir pagi dan petang? Jawaban: Waktu dzikir pagi itu dari terbitnya fajar dan waktu dzikir sore itu dari tergelincirnya matahari, yakni waktu zhuhur. Ini semua adalah waktu-waktu berdzikir, di waktu kapan saja ia teringat pada waktu-waktu tersebut. Sesudah tergelincir matahari, sesudah zhuhur, sesudah ashar, sesudah maghrib semuanya termasuk waktu petang. Maka jika ia teringat (membaca) dzikirnya di waktu kapan saja dari ...

HUKUM MENEMPELKAN MATA KAKI DENGAN MATA KAKI DALAM SHALAT

HUKUM MENEMPELKAN MATA KAKI DENGAN MATA KAKI DALAM SHALAT Pertanyaan: Saya mengharapkan dari yang mulia : Penjelasan hukum syar’i yang benar tentang merapatkan kaki dengan orang yang bersebelahan dengan orang yang shalat. Jawaban: Dahulu para sahabat radhiyallahu ‘anhum jika berdiri dalam shaf, salah seorang mereka menempelkan mata kakinya dengan mata kaki teman sebelahnya, menempelkan lengan bahunya dengan bahu temannya, yang demikian itu karena ada dua tujuan: Tujuan pertama: Agar shaf betul-betul lurus Tujuan kedua: Menutup celah. Dan bukannya merapatkan ...

MENYIKAPI ORANG YANG ZHALIM YANG TELAH MENINGGAL

MENYIKAPI ORANG YANG ZHALIM YANG TELAH MENINGGAL Ketika mendengar salah seorang yang duduk bersamanya mencela al-Hajjaj bin Yusuf setelah dia meninggal, al-Hasan al-Bashry rahimahullah marah dan mengatakan kepadanya: يا ابن أخي، فقد مضى الحجاج إلى ربه، وإنك حين تقدم على الله ستجد إن أحقر ذنبٍ ارتكبته في الدنيا أشد على نفسك من أعظم ذنبٍ اجترحه الحجاج، ولكل منكما يومئذٍ شأن يغنيه. واعلم يا ابن أخي، أن الله عز وجل سوف يقتص من الحجاج لمن ظلمهم، كما سيقتص للحجاج ممن ...

JANGAN MENGKHUSUSKAN BULAN RAJAB DENGAN PUASA

JANGAN MENGKHUSUSKAN BULAN RAJAB DENGAN PUASA Abu Bakr bin Abi syaibah (wafat tahun 230 H) dalam kitab Al-Mushannaf hal 9758 Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, dari Al-A’masy, dari Barah, dari Abdurrahman, dari Kharasyah bin Al-Hurri berkata: Saya melihat Umar radhiyallahu ‘anhu memukul seorang yang paling bersemangat berpuasa di bulan Rajab, sehingga beliau menempatkan piring-piring makanan lalu beliau berkata: “Makanlah kalian, karena sesungguhnya bulan (Rajab) ini adalah bulan yang dulu diagungkan oleh orang-orang jahiliyah (Musyrikin).” Dalam riwayat Thabrani (wafat 360 ...

WAJIBNYA BERKUMUR-KUMUR DAN BERISTINSYAQ KETIKA MANDI JUNUB

WAJIBNYA BERKUMUR-KUMUR DAN BERISTINSYAQ KETIKA MANDI JUNUB Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah Pertanyaan:  Jika seorang insan mandi dalam keadaan tidak berkumur-kumur dan menyedot air ke hidung, apakah sah wudhunya? Jawaban:  Tidak sah wudhu tanpa berkumur-kumur dan ber istinsyaq (menyedot air ke hidung), berdasarkan firman Allah Taala: وإن كنتم جُنباً فاطَّهروا “Jika kalian junub maka mandilah”. (Qs. Al-Maidah 6) Itu mencakup seluruh badan. Dan bagian dalamnya mulut dan hidung itu termasuk badan yg wajib disucikan (dibasuh). Oleh karena ...

MERANGKUM BANYAK PAHALA DENGAN NIAT

MERANGKUM BANYAK PAHALA DENGAN NIAT Dalam satu shalat sunnah engkau bisa mengumpulkan empat niat: shalat tahiyatul masjid, shalat sunnah (sebelum) Zhuhur, shalat sunnah antara adzan dan iqamat dan shalat sunnah wudhu. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy rahimahullah berkata: Diantara nikmat Allah adalah sesungguhnya amalan yang satu itu bisa menduduki kedudukan beberapa amalan. Maka jika seorang itu masuk masjid di waktu datangnya shalat rawatib dan ia shalat dua rakaat, ia meniatkan kalau itu adalah shalat rawatib dan shalat tahiyatul masjid, ...

SHOLAT GERHANA

SHOLAT GERHANA oleh : al-Ustadz Qomar ZA, Lc. Hukum Shalat Gerhana Shalat kusuf (gerhana) disyariatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan dan mencontohkannya. Para ulama berbeda pendapat tentang hukum shalat kusuf: Kebanyakan ulama berpandangan bahwa hukumnya adalah sunnah muakaddah (yang ditekankan). Ulama yang lain berpendapat bahwa shalat kusuf hukumnya wajib. Ini yang dikuatkan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah. Beliau menyebutkan bahwa ini juga pendapat Ibnu Khuzaimah, Abu Awanah, dan dipilih oleh asy- Syaukani rahimahullahserta Shiddiq Hasan ...

ADA KEBAIKAN DALAM SETIAP IBADAH YANG KITA LAKUKAN

ADA KEBAIKAN DALAM SETIAP IBADAH العِبـَادَاتُ فِيهَا مَصـَالِحٌ لِلْعِبَادِ قَـالَ العَلّامَة رَبِيع المَدْخَلِي -حَفِظهُ الله- : « الله أكـبر؛ هـذه العبـادات فيهـا مصـالح للعبـاد، Dalam Ibadah-ibadah itu ada kebaikkan-kebaikan buat para hamba. Al-Allamah Robi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah berkata: Allahu Akbar ibadah-ibadah ini terkandung padanya kemaslahatan -kemaslahatan bagi para hamba. Seorang jika berwudhu, membasuh dua tangannya, maka berguguranlah setiap kesalahan yang dia lakukan dengan kedua tangannya. Lalu membasuh wajahnya, maka berguguranlah setiap kesalahan yang ia lihat dengan kedua matanya. Dan ...

TATA CARA SHALAT GERHANA

TATA CARA SHALAT GERHANA Hukum Shalat Gerhana Shalat kusuf (gerhana) disyariatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan dan mencontohkannya. Para ulama berbeda pendapat tentang hukum shalat kusuf: Kebanyakan ulama berpandangan bahwa hukumnya adalah sunnah muakaddah (yang ditekankan). Ulama yang lain berpendapat bahwa shalat kusuf hukumnya wajib. Ini yang dikuatkan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah. Beliau menyebutkan bahwa ini juga pendapat Ibnu Khuzaimah, Abu Awanah, dan dipilih oleh asy- Syaukani rahimahullah serta Shiddiq Hasan Khan. ...

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.