TAHIYATUL MASJID BAGI YANG KELUAR MASJID SESAAT

TAHIYATUL MASJID BAGI YANG KELUAR MASJID SESAAT As-Syaikh Ibnu Utsaimin berkata : ” Barangsiapa yang keluar dari Masjid dengan niat untuk segera kembali dalam waktu yang singkat, maka gugur darinya perintah untuk shalat tahiyatul masjid, karena ia dihukumi tetap didalam masjid. Adapun jika meninggalkan masjid dengan niat pergi berpisah dari masjid, kemudian setelah itu ternyata ingin kembali masuk ke masjid, maka disaat dia masuk hendaknya shalat tahiyatul masjid dua rakaat. Oleh karenanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda tentang ...

DZIKIR SETELAH SHALAT LIMA WAKTU

DZIKIR SETELAH SHALAT LIMA WAKTU Dari Abdul aziz bin Abdillah bi Baaz -rahimahullah- : Kepada siapa saja yang membacanya dari kalangan muslimin, semoga Allah memberikan mereka taufiq dan menambahkan bagi mereka ilmu dan iman. Amiin. سلام عليكم ورحمة الله وبركاته Membahagiakan saya, ketika saya bisa menyebutkan kepada ikhwani fillah : Kalau sunnah hukumnya, seorang muslim setiap selesai mengerjakan shalat wajibnya, sama saja apakah ia sebagai Imam, makmum ataupun sendirian untuk membaca : 1. أستغفر الله (tiga kali) 2.ُ اللَّهُمَّ ...

SUJUD SYUKUR

SUJUD SYUKUR Syaikh Ibnul Utsaimin rahimahullah berkata: Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan karena diperbaruinya nikmat atau tertolaknya musibah. Hal itu disyariatkan karena termasuk petunjuk Nabi ﷺ, jika datang sesuatu yang menggembirakan, beliau sujud kepada Allah Azza wa Jalla. Dan Sifat Sujud Syukur adalah : 1. Engkau bertakbir, dan engkau sujud diatas anggota sujudmu yang tujuh (dahi dengan hidung, dua telapak tangan, kedua lutut dan kedua ujung jari-jari kaki). 2. Lalu engkau membaca doa سبحان ربي الأعلى “Maha suci ...

KAPAN MENJAMAK DAN MENGQASHAR SHALAT KETIKA SAFAR

KAPAN MENJAMAK DAN MENGQASHAR SHALAT KETIKA SAFAR Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Pertanyaan: Kami beberapa orang keluar ke daratan untuk tamasya dan mencari kam’ah (terfezia, sejenis jamur untuk pengobatan -pent), dan terkadang kami keluar hanya untuk tamasya saja, sedangkan tempat wisata tersebut dekat dengan negeri kami sejarak 80 km, dan terkadang kami hanya meninggalkan daerah sejauh 10 km dan di sore hari kami sudah pulang, maka apakah boleh bagi kami untuk menjamak dan mengqashar, atau hanya mengqashar tanpa ...

SEDEKAH TANPA HARTA

SEDEKAH TANPA HARTA.. Asy-Syaikh Zaid Al-Madkhali rahimahullah Sesungguhnya sedekah itu sebagaimana bisa dengan harta yang sedikit ataupun banyak, maka sesungguhnya juga bisa dilakukan dengan perkara lain selain harta. Diantara perkara-perkara itu adalah sebagai berikut: 1. Berdzikir dengan berbagai macam jenisnya, seperti membaca Al-Qur’an, yaitu paling afdhalnya dzikir, membaca tasbih, tahmid, tahlil, takbir, taubat, istighfar dan selainnya dari dzikir hati dan dzikir lisan. Maka itu semua adalah sedekah-sedekah yang berlipat ganda (pahalanya) yang tidak ada beban padanya, tidak ada kelelahan, ...

HUKUM MENJAHRKAN (MENGERASKAN) BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT WAJIB

HUKUM MENJAHRKAN (MENGERASKAN) BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT WAJIB Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Apa hukum menjahrkan bacaan dzikir setelah shalat wajib? Jawaban: Menjahrkan bacaan dzikir adalah sunnah, karena Nabi shallallahu ‘alaihi was salam dahulu menjahrkannya, demikian juga dengan para shahabat. ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menuturkan: “Mengeraskan suara dzikir ketika orang-orang usai dari shalat maktubah (wajib) dilakukan pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi was salam.” Namun bila di sisimu ada yang sedang mengqadha shalatnya, maka di sini engkau jangan ...

BATASAN WAKTU DZIKIR PAGI DAN PETANG

BATASAN WAKTU DZIKIR PAGI DAN PETANG Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ditanya: Pertanyaan: Kapan batasan waktu dzikir pagi dan petang? Jawaban: Waktu dzikir pagi itu dari terbitnya fajar dan waktu dzikir sore itu dari tergelincirnya matahari, yakni waktu zhuhur. Ini semua adalah waktu-waktu berdzikir, di waktu kapan saja ia teringat pada waktu-waktu tersebut. Sesudah tergelincir matahari, sesudah zhuhur, sesudah ashar, sesudah maghrib semuanya termasuk waktu petang. Maka jika ia teringat (membaca) dzikirnya di waktu kapan saja dari ...

HUKUM MENEMPELKAN MATA KAKI DENGAN MATA KAKI DALAM SHALAT

HUKUM MENEMPELKAN MATA KAKI DENGAN MATA KAKI DALAM SHALAT Pertanyaan: Saya mengharapkan dari yang mulia : Penjelasan hukum syar’i yang benar tentang merapatkan kaki dengan orang yang bersebelahan dengan orang yang shalat. Jawaban: Dahulu para sahabat radhiyallahu ‘anhum jika berdiri dalam shaf, salah seorang mereka menempelkan mata kakinya dengan mata kaki teman sebelahnya, menempelkan lengan bahunya dengan bahu temannya, yang demikian itu karena ada dua tujuan: Tujuan pertama: Agar shaf betul-betul lurus Tujuan kedua: Menutup celah. Dan bukannya merapatkan ...

MENYIKAPI ORANG YANG ZHALIM YANG TELAH MENINGGAL

MENYIKAPI ORANG YANG ZHALIM YANG TELAH MENINGGAL Ketika mendengar salah seorang yang duduk bersamanya mencela al-Hajjaj bin Yusuf setelah dia meninggal, al-Hasan al-Bashry rahimahullah marah dan mengatakan kepadanya: يا ابن أخي، فقد مضى الحجاج إلى ربه، وإنك حين تقدم على الله ستجد إن أحقر ذنبٍ ارتكبته في الدنيا أشد على نفسك من أعظم ذنبٍ اجترحه الحجاج، ولكل منكما يومئذٍ شأن يغنيه. واعلم يا ابن أخي، أن الله عز وجل سوف يقتص من الحجاج لمن ظلمهم، كما سيقتص للحجاج ممن ...

JANGAN MENGKHUSUSKAN BULAN RAJAB DENGAN PUASA

JANGAN MENGKHUSUSKAN BULAN RAJAB DENGAN PUASA Abu Bakr bin Abi syaibah (wafat tahun 230 H) dalam kitab Al-Mushannaf hal 9758 Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, dari Al-A’masy, dari Barah, dari Abdurrahman, dari Kharasyah bin Al-Hurri berkata: Saya melihat Umar radhiyallahu ‘anhu memukul seorang yang paling bersemangat berpuasa di bulan Rajab, sehingga beliau menempatkan piring-piring makanan lalu beliau berkata: “Makanlah kalian, karena sesungguhnya bulan (Rajab) ini adalah bulan yang dulu diagungkan oleh orang-orang jahiliyah (Musyrikin).” Dalam riwayat Thabrani (wafat 360 ...

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.