Bolehkah Menjelaskan Kekeliruan seorang Dai di media umum?

Asy Syaikh DR Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah Telah ditanyakan kepada Asy Syaikh DR Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah: Ahsanallahu ilaikum, apakah termasuk manhaj salaf apabila salah seorang da’i keliru dan menyelisihi manhaj salaf, untuk dijelaskan kesalahannya melalui media media informasi dan risalah risalah? Jawaban beliau: “Apabila ia menyebarkan perkataannya atas khalayak manusia, maka haruslah bantahan yang ditujukan atasnya juga disebarkan dalam rangka menjelaskan kebenaran, namun jikalau perkataannya yang keliru tidak tersebar, maka cukup dinasehati saja dan ...

Hukum Mengangkat Kedua Tangan Ketika Shalat Jenazah

HUKUM MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA SHALAT JENAZAH  Pada daurah ilmiah di ‘Adn yang diisi oleh asy-Syaikh ‘Arafat ditujukan soal sebagai berikut: Soal: Apakah hukum mengangkat tangan di setiap takbir pada shalat jenazah dan shalat ‘id? Beliau menjawab:  Hal itu adalah sunnah.  Mengangkat tangan telah dikerjakan oleh Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, dan ini juga merupakan amalan mayoritas sahabat sebagaimana dikatakan oleh al-Imam at-Tirmidzi dalam “al-Jami”. Tapi, hal ini dilakukan pada shalat jenazah. Adapun pada shalat ‘id, tidak ada satu pun riwayat ...

Jangan Duduk Bersama Orang Yang Terfitnah

JANGAN DUDUK BERSAMA ORANG YANG TERFITNAH Berkata Mus’ab bin Sa’ad: “Jangan kamu duduk bersama orang yang terfitnah, karena tidak akan meleset darimu karenanya salah satu dari dua perkara: Boleh jadi dia menjadikan kamu terfitnah sehingga kamu mengikutinya, Boleh jadi dia akan melukaimu sebelum kamu tinggalkan dia”.  [Dikeluarkan oleh Ibnu Batthoh al-‘Akburiy di dalam “al-Ibanatul Kubro (2/442)] قال مصعب بن سعد:« لا تُجالِس مفتوناً، فإنه لن يخطئك منه إحدى اثنتين: إما أن يَفتِنَك فتُتابعه، وإما أن يُؤذيَك قبل أن تُفارقه» ...

Jika Ahlul Haq Diam dari Menjelaskan Kebenaran!!!…

Berkata Ibnu Baaz  Semoga Alloh merahmatinya-: “Jika sekiranya ahlul haq diam dari menjelaskan kebenaran, niscaya orang orang yang melakukan kesalahan akan terus berada pada kesalahan mereka, dan orang lain akan mengikuti mereka dalam hal itu, dan orang orang yang diam membawa dosa menyembunyikan al-haq”. [Al-Fatawa 3/72]  = = = = = = = ﻗﺎﻝ ﺇﺑﻦ ﺑﺎﺯ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻟﻮ ﺳﻜﺖ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺤﻖ ﻋﻦ ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻟﺤﻖ ﻷﺳﺘﻤﺮ ﺍﻟﻤﺨﻄﺌﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﺧﻄﺎﺋﻬﻢ، ﻭﻗﻠﺪﻫﻢ ﻏﻴﺮﻫﻢ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ، ﻭﺑﺎﺀ ﺍﻟﺴﺎﻛﺘﻮﻥ ﺑﺈﺛﻢ ﺍﻟﻜﺘﻤﺎﻥ . ...

Wanita Haid Masuk Masjid Untuk Menimba Ilmu

FATWA KEWANITAAN BERSAMA SYAIKH MUQBIL AL-WADI’IY RAHIMAHULLAH  Pertanyaan: Apakah boleh wanita yang haidh masuk masjid untuk menimba ‘ilmu? Jawaban : Aku tidak tahu adanya larangan untuk yang demikian, dan rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam telah berkata kepada ‘Aisyah : “Lakukanlah seperti yg dilakukan jamaah haji kecuali thowaf”. Dan beliau pun bersabda : “Sesungguhnya haidhmu bukanlah di tanganmu”. Maka di sini tidak ada yang menghalanginya untuk masuk masjid. Ada pun hadits yang menyatakan : “Aku tidak halalkan bagi wanita haidh dan junub ...

Apakah Boleh Menyekolahkan Anak Perempuan Usia 9 Tahun di Sekolah yang dicampur antara Laki-Laki dan Perempuan??.

Asy Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhaly membacakan sebuah pertanyaan sekaligus menjawabnya. “Ini ada sebuah pertanyaan, disebutkan didalamnya. Aku mencintaimu karena Allah, (Syaikh menjawab Ahabbakallahul ladzi ahbabtani fiih). Apakah boleh memasukkan anak perempuan yang berumur lebih sembilan (9) tahun belajar di sekolah yang dicampur antara laki-laki dan perempuan???. Perlu diketahui bahwa  di daerah kami tidak ada sekolah yang memisahkan antara putra dan putri. Jawab : ” Saya katakan kepadanya, Tidak Boleh. Keselamatan Modal Utama itu lebih penting dibanding keuntungan ...

Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khothib Berdoa

HUKUM MENGANGKAT TANGAN KETIKA KHOTHIB BERDOA – Bersama Samahatus syaikh Abdul Aziz bin Abdillah Bin Baaz rohimahulloh Pertanyaan: Apakah dibolehkan mengangkat kedua tangan ketika khotib berdoa di hari jumat? Karena aku dengar bahwa hal tersebut tidak boleh mengangkat tangan ketika berdoa di hari jumat. Jawaban:  Tidak pernah teriwayatkan dari nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau mengangkat kedua tangannya di dalam khutbah jumat, dan ketika sebagian sahabat melihat sebagian penguasa mengangkat kedua tangan di dalam khutbah jumat maka sahabat mengingkari ...

Membantah Syubhat “Aktif, Sibuk Mencari dan Mengorek Kesalahan Orang Lain”

FAWAID MANHAJIYYAH SYAIKH AHMAD AN NAJMI RAHIMAHULLAH Jawaban Syaikh Ahmad An-Najmy terhadap syubhat : “Di antara Ahlussunnah di saat ini ada yang aktivitas dan kesibukannya mencari dan mengorek-orek kesalahan-kesalahan, baik kesalahan-kesalahan yang ada pada tulisan-tulisan atau yang di rekaman-rekaman (kaset-kaset) kemudian dia mentahdzir pihak yang ada padanya (kesalahan-kesalahan) tersebut”. Berkata Syaikh Ahmad An-Najmy : “Ini adalah sebuah manqobah (sesuatu yang baik) bukan sesuatu yang tercela, penjagaan terhadap sunnah merupakan manqobah di kalangan salaf, ya…, para pemuda salafi memiliki kecemburuan, ...

Hukuman Untuk Ahli Bid’ah, Pengikut Dan Para Pembelanya

بسم الله الرحمن الرحي Berkata Syaikhul Islam “و يجب عقوبة كل من انتسب إلى أهل البدع أو ذب عنهم أو أثنى عليهم أو عظم كتبهم أو عرف بمساعدتهم و معاونتهم أو كره الكلام فيهم أو أخذ يعتذر لهم،  بل تجب عقوبة كل من عرف حالهم و لم يعاون على القيام عليهم؛ فإن القيام عليهم من أوجب الواجبات” الفتاوى ١٣٢/٢ “dan wajib menghukum setiap orang yang menisbatkan diri kepada ahli bid’ah,  atau membela mereka,  atau memuji mereka,  atau mengagungkan kitab-kitab ...

Kisah Syaikh Rabi’ dan Pemuda Pendebat

As Syaikh Rabi’ bin Hady Al Madkhaly Hafidzahullahu mengatakan : “Seorang pemuda datang mendebatku tentang Sayyid Quthub”. Aku katakan kepadanya : “Apa yang kamu ketahui tentang Bisyr Al Marisy ?”. Si Pemuda mengatakan : “Dia menyatakan bahwa Al Qur’an adalah makhluk”. Aku katakan kepadanya : ” Bagaimana kedudukan dirinya di tengah Ummat ini ? Si pemuda menjawab : “Telah jatuh (kedudukannya)”. Aku katakan : “Baiklah, dia sudah dikenal masyhur telah membantah Khawarij dan membantah Rafidhah. Masyhur pula dengan ilmu ...

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.