Hukum Menonton Sepakbola Di Televisi

HUKUM MENONTON SEPAKBOLA DI TELEVISI Asy-Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Fadhilatus Syaikh, apa hukum menonton pertandingan sepakbola yang ditayangkan di televisi? Jawaban: Menurut pendapatku menonton permainan-permainan yang ditampilkan di televisi atau selainnya merupakan perkara yang menyia-nyiakan waktu. Seseorang yang berakal dan memiliki kepribadian yang kuat tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk perkara-perkara yang sama sekali tidak bermanfaat baginya, ini jika selamat dari keburukan lain. Kalau disertai dengan keburukan yang lain misalnya dengan adanya pengagungan terhadap pemain kafir di dalam hatinya, maka ...

Bolehkah Memakai Kostum Yang Ada Tulisan Nama Pemain Kafir

BOLEHKAH MEMAKAI KOSTUM YANG ADA TULISAN NAMA PEMAIN KAFIR Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Bagaimana orang yang mengenakan pakaian yang dikenakan oleh orang-orang kafir dan di bagian punggungnya tertulis nama pemain kafir, namun tidak bermaksud untuk tasyabbuh atau menyerupai mereka? Jawaban: Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap orang kafir, selama dia mengenakan pakaian yang padanya tertulis nama orang kafir atau gambarnya, maka ini merupakan bentuk pemuliaan terhadap orang kafir. Jadi hal ini tidak boleh, minimalnya hukumnya haram. Namun jika sampai mengagungkannya ...

Bolehkah Seorang Wanita Menawarkan Dirinya Agar Dinikahi Pria Yang Shalih

BOLEHKAH SEORANG WANITA MENAWARKAN DIRINYA AGAR DINIKAHI PRIA YANG SHALIH Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad Al-Madkhaly hafizhahullah Pertanyaan: Bolehkah seorang wanita jika dia menjumpai pria yang istiqamah di atas manhaj Salafus Shalih, untuk menawarkan dirinya agar dinikahi, dan apa nasehat Anda? Jawaban: Hakekat mencari pria yang sekufu (sepadan) adalah tuntutan syari’at, karena kehidupan suami istri memiliki makna dan pengaruh yang besar. Jadi pilihan seorang wanita terhadap pria yang shalih, hal itu menunjukkan keshalihan wanita tersebut. Maka wanita tersebut jika memungkinkan ...

Hukum Penyewaan Yang Berakhir Dengan Kepemilikan

HUKUM PENYEWAAN YANG BERAKHIR KEPEMILIKAN Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Apa hukum jual beli mobil yang berakhir dengan kepemilikan (pertanyaan kurang begitu jelas –pent)? Jawaban: Tidak halal jual beli dengan system penyewaan yang berakhir dengan kepemilikan, haram dan tidak halal. Karena hal tersebut merupakan bentuk dua akad dalam satu akad yang terkumpul. Yaitu akad sewa dan akad jual beli, serta semua akad yang memiliki beberapa macam dan syarat-syarat. Dan tidak mungkin syarat pada akad yang ini akan bisa singkron ...

Hukum Memakai Kostum Olah Raga Orang-Orang Barat

BOLEHKAH MEMAKAI KOSTUM OLAHRAGA ORANG-ORANG BARAT Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: akhir-akhir ini banyak beredar kostum (sepakbola –pent) liga Eropa, yang terkadang padanya terdapat tulisan nama-nama para pemain yang membuat anak-anak kita mengidolakan para pemain tersebut, maka apa hukum mengenakan kostum semacam ini? Baarakallahu fiikum. Jawaban: Tidak boleh bagi kita untuk mengenakan pakaian orang-orang kafir yang menyerupai mereka, demikian juga pakaian yang padanya tertulis nama orang-orang kafir atau lambang orang-orang kafir, atau yang lebih besar dosanya dari itu adalah ...

Kewajiban Seorang Da’i yang Menyelisihi Manhaj Salaf

KEWAJIBAN SEORANG DA’I YANG MENYELISIHI MANHAJ SALAFY (Tanya Jawab Bersama As Syaikh Badr bin Muhammad Al Badr -Hafidzahullahu Ta’ala) Penanya : “Wahai Syaikh kami, saya memiliki pertanyaan terkait perkara Manhajiyyah” : Pertanyaan : “Ada seorang Da’i diantara para Du’at yang terjatuh pada perkara-perkara yang menyelisihi Manhaj (Salafy). Kemudian ada seorang Alim Ulama diantara Ulama Ahlussunnah yang memvonisnya sebagai seorang yang Bermain-main (dalam manhaj), berwarna-warni (dalam manhaj), dan dia berbuat (makar) seperti yang dilakukan oleh al-Halaby, dan Ulama tadi mentahdzirnya. ...

Permasalahan: Gigi Graham Mayit Yang Terbuat Dari Emas Boleh Dicabut atau dikubur bersamanya?

  KUMPULAN FATWA SYAIKH MUQBIL BIN HADI AL-WADI’IY ROHIMAHULLOH PERTANYAAN:  Apakah gigi graham mayit yang terbuat dari emas boleh dicabut, atau dikubur bersamanya? JAWABAN:  Apabila mencabutnya di masa dia hidup tidak merasakan sakit maka tidak mengapa mencabutnya, namun jika terasa sakit maka jangan. Karena Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Mematahkan tulang mayit seperti mematahkannya di saat hidup”. Faedah Dari: Ustadz Sholehudi [Sumber: kaset pertanyaan wanita Seun] – Download Audio disini  من فتاوى الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله ...

Fanatik Buta Pada Sebagian Ulama Tanpa di Sertai Dalil/Bukti

  Fatwa as-Syaikh Muqbil bin Hady al-Wadi’i rahimahullahu ta’ala Pertanyaan : “Telah tersebar di tengah-tengah generasi muda adanya ta’ashub (fanatik) kepada sebagian Ulama karena didasarkan Individunya, sehingga hal ini menjadikan sebab sebagian mereka berpegang pada ucapan seorang Ulama, TANPA DIDASARKAN DALIL ATAUPUN BUKTI YANG JELAS. Dan dari sinilah bermula timbulnya fitnah di tengah-tengah generasi muda. Kemudian menyebabkan mereka terjauhkan dari Thalabul Ilmi as-Syar’i. Apa nasehatmu kepada mereka atau yang semisal dengan mereka ? Jawaban : “Nasehatku, sesungguhnya kita mencintai ...

Bolehkah Menjelaskan Kekeliruan seorang Dai di media umum?

Asy Syaikh DR Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah Telah ditanyakan kepada Asy Syaikh DR Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah: Ahsanallahu ilaikum, apakah termasuk manhaj salaf apabila salah seorang da’i keliru dan menyelisihi manhaj salaf, untuk dijelaskan kesalahannya melalui media media informasi dan risalah risalah? Jawaban beliau: “Apabila ia menyebarkan perkataannya atas khalayak manusia, maka haruslah bantahan yang ditujukan atasnya juga disebarkan dalam rangka menjelaskan kebenaran, namun jikalau perkataannya yang keliru tidak tersebar, maka cukup dinasehati saja dan ...

Hukum Mengangkat Kedua Tangan Ketika Shalat Jenazah

HUKUM MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA SHALAT JENAZAH  Pada daurah ilmiah di ‘Adn yang diisi oleh asy-Syaikh ‘Arafat ditujukan soal sebagai berikut: Soal: Apakah hukum mengangkat tangan di setiap takbir pada shalat jenazah dan shalat ‘id? Beliau menjawab:  Hal itu adalah sunnah.  Mengangkat tangan telah dikerjakan oleh Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, dan ini juga merupakan amalan mayoritas sahabat sebagaimana dikatakan oleh al-Imam at-Tirmidzi dalam “al-Jami”. Tapi, hal ini dilakukan pada shalat jenazah. Adapun pada shalat ‘id, tidak ada satu pun riwayat ...

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.