BISAKAH MENDATANGKAN ARWAH ORANG-ORANG YANG TELAH MATI?!

BISAKAH MENDATANGKAN ARWAH ORANG-ORANG YANG TELAH MATI?!

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan “mendatangkan arwah” dan apakah hal itu benar-benar ada atau hanya khurafat, karena ada orang yang mengatakan bahwa ada orang-orang yang bisa mendatangkan arwah orang-orang yang telah mati, bertemu, dan berbicara dengan mereka, apakah ini benar? Ada juga yang mengatakan bahwa ada kitab-kitab yang menjelaskan cara mendatangkan arwah, bagaimana pendapat Anda dan apa hukum melakukan perbuatan semacam ini?

Jawaban: Mendatangkan arwah orang-orang mati tidak benar adanya dan tidak mungkin terjadi, dan jika ada seseorang mengaku bahwa dia telah mendatangkan ruh si fulan dan berbicara dengannya, maka sesungguhnya itu adalah syaithan yang mengajaknya bicara dengan suara orang yang telah mati tersebut, karena arwah setelah kematian terjaga, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:

ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻘَﺎﻫِﺮُ ﻓَﻮْﻕَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻩِ ﻭَﻳُﺮْﺳِﻞُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺣَﻔَﻈَﺔً ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﺫَﺍ ﺟَﺎﺀَ ﺃَﺣَﺪَﻛُﻢُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕُ ﺗَﻮَﻓَّﺘْﻪُ ﺭُﺳُﻠُﻨَﺎ ﻭَﻫُﻢْ ﻻ ﻳُﻔَﺮِّﻃُﻮﻥَ.

“Dialah Yang berkuasa di atas hamba-hamba-Nya dan mengirim para penjaga (malaikat) atas kalian, hingga jika kematian datang kepada salah seorang diantara kalian maka para utusan Kami akan mencabut nyawanya, dan mereka tidak akan melalaikan tugas mereka.” (QS. Al-An’am: 61)

Maksudnya tidak melalaikan tugas menjaga ruh orang tersebut.

Kemudian sesungguhnya arwah setelah kematian berada di tempat tinggalnya, dan tidak mungkin untuk didatangkan ke dunia dengan cara apapun.

Dan mempraktekkan perbuatan semacam ini diharamkan, karena mengandung kedustaan dan menipu manusia, serta memakan harta orang lain dengan cara yang bathil.

Maka yang wajib adalah mewaspadainya dan juga memperingatkan orang lain darinya, karena mengandung kerusakan yang banyak dan besar.

***

Sumber: Fataawa Nuurun Alad Darb, jilid 1 hlm. 404-405

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.