Betulkah Ulama Negara Saudi Berbeda Dengan Negara Lain Dalam Permasalahan Agama

Betulkah Ulama Negara Saudi Berbeda Dengan Negara Lain Dalam Permasalahan AgamaBETULKAH ULAMA NEGARA SAUDI BERBEDA DENGAN NEGARA LAIN DALAM PERMASALAHAN AGAMA

دعاة يقولون لا ينبغي الرجوع إلى العلماء في السعودية لأن مجتمعهم مختلف عن مجتمعنا ؟

Para Da’i (di Amerika) mengatakan, tidak perlunya merujuk kepada ulama di Saudi Arabia. Karena masyarakat mereka (Saudi) berbeda dengan masyarakat kita (Amerika)?

الشيخ محمد بن هادي المدخلي

Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah

:السؤال

هذا يقول: أحسن الله إليكم، يقول: بعض الدعاة في أمريكا الذين ينتمون إلى أهل السُّنّة، يقولون: لا ينبغي الرجوع إلى العلماء في المملكة العربية السعودية  وغيرها، لأن مجتمعهم مختلف عن مجتمعنا، والذي ينبغي الرجوع إلى العلماء والمشايخ في أمريكا، نرجو نصيحتكم.

Pertanyaan:

“Semoga Allah melimpahkan kebaikan untuk Anda”. Penanya berkata: “Sebagian para Da’i di Amerika yang baru turut beserta Ahlus Sunnah, mengatakan: ” Tidak perlu merujuk kepada ulama Kerajaan Saudi Arabia dan yang semisalnya. Karena masyarakat mereka (Saudi) berbeda dengan masyarakat kita (Amerika). Justru yang semestinya adalah merujuk kepada Ulama dan Masyayikh di Amerika”. Kami mengharapkan nasehat anda.”

:الجواب

أنا ما أعرف علماء في أمريكا، العلماء في بلاد الإسلام، وقلب الإسلام هذه المملكة العربية السعودية، خيرة العلماء فيها – ولله الحمد-؛ هذا أولًا

Jawaban:

“Saya tidak mengetahui adanya Ulama di Amerika. Para ulama, mereka berada di negeri-negeri islam. Asal muasal Ulama Islam terdapat  di wilayah Kerajaan Saudi Arabia ini. Sebaik-baik Ulama ada padanya, -segala puji milik Allah-; ini jawaban pertama.

:ثانيًا

ليكن مجتمعك ما يكون، أنت تسأل عن الحكم الشرعي وإلا لا؟ الحكم الشرعي هو واحد، الحرام حرام والحلال حلال، ما يتغير الحرام في أمريكا يصبح حلالًا، ولا الحلال في أمريكا يصبح حرامًا، بحالٍ من الأحوال، العالِم كل ما يحتاج إليه هو تصوير المسألة له، فإذا صُوِّرت المسألة أجاب، وإذا أجاب برِأَت ذمته، لأنه بشر إنما يجيب على نحوٍ مما يسمع، فحينئذِ قصَّر السائل أو حرَّف أو غيّر الحقيقة والواقع فالإثم عليه هو لا على المسئول، فالعالم إنما يُفتي على ما يُرفع إليه، فهذا الذي هو في هذا الباب، ونصيحتي ألا تستمع لصاحب هذا القول البتّة، علماء المملكة – ولله الحمد- محط ثقة أهل الإسلام في الأرض كلها

Kedua: Semoga kelak masyarakatmu seperti keadaan mereka (di Saudi). Engkau menanyakan tentang hukum syar’i atau bukan?

Hukum syar’i hanya Satu. Sesuatu yang haram adalah haram dan sesuatu yang halal adalah halal.

Tidaklah sesuatu di Amerika yang haram kemudian bisa berubah menjadi halal. Dan tidaklah  sesuatu yang halal di Amerika berubah menjadi haram. Dalam keadaan bagaimanapun.

Yang dibutuhkan seorang ‘Alim Ulama adalah penggambaran masalah yang jelas kepadanya. Jika telah digambarkan suatu masalah yang jelas kepadanya, maka dia akan menjawabnya.

Bila telah dijawabnya, maka ia telah berlepas diri dari tanggung jawabnya. Dikarenakan, ia seorang manusia biasa, tidaklah ia menjawab kecuali sesuatu yang didengarnya.

Apabila si penanya bertanya dengan pertanyaan yang tidak sempurna, atau menyimpangkan atau (malah) merubah hakikat dan kedudukannya, maka dosa ditanggung oleh si penanya, bukan ditanggung oleh Alim Ulama yang ditanya.

Sesungguhnya seorang ‘Alim Ulama berfatwa sesuai apa yang disampaikan kepadanya. Maka, pertanyaan ini sesuai dengan bab permasalahan tersebut.

Dan nasehat saya adalah, agar jangan mendengarkan perkataan orang tersebut sama sekali.

Ulama kerajaan (Saudi) -segala puji bagi Allah- adalah orang yang dipercaya (sebagai) tumpuan pemeluk Islam di seluruh dunia.

 

Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/10830

 

Alih Bahasa : Syabab Forum Salafy Indonesia

Download Audio Di Sini

 

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.