Betulkah Sebagian Sahabat Melakukan Bunuh Diri (Membantah Syubhat Bathil Kaum Khawarij)

BETULKAH SEBAGIAN SAHABAT MELAKUKAN BUNUH DIRI? (MEMBANTAH SYUBHAT BATHIL KAUM KHAWARIJ)

Asy Syaikh Muhammad bin Hady حفظه الله

Pertanyaan: Sebagian orang yang memiliki kerancuan mengatakan boleh untuk melakukan bom bunuh diri dan dia berdalil bahwasanya sebagian sahabat melakukan bunuh diri?

Jawaban:

Sahabat melakukan bunuh diri? 

Ini dusta! Saya katakan ini dengan sepenuh mulutku dan meminta kepadanya untuk mendatangkan dalil bahwa ada seorang sahabat yang melakukan bunuh diri, dan meminta kepada dia untuk mendatangkan penjelasan dari ulama bahwa apa yang dilakukan sahabat itu adalah tindakan bunuh diri. Ini yang pertama.

Yang kedua, iya, mereka berdalil dengan sebuah kejadian ketika para sahabat mengepung sebuah kebun pada perang Yamamah (ketika perang menghadapi orang-orang murtad). Akan tetapi, pada kejadian tersebut tidak menunjukan akan perbuatan bunuh diri, dikarenakan sahabat yang dilemparkan dari atas pagar dalam keadaan selamat dan berhasil membuka pintu gerbang. Walaupun tindakannya itu bisa membuat dia terluka atau mendapat  serangan musuh bahkan ada kemungkinan terbunuh, akan tetapi kemungkinan terbunuh masih kecil dan tidak bisa dipastikan.

Adapun orang yang melakukan bom bunuh diri maka dia telah membunuh dirinya. Ketika bomnya meledak, maka menghancurkan seluruh tubuhnya bahkan hampir dirinya tidak dikenali. Maka perbuatan bom bunuh diri ini bisa dipastikan mendatangkan kematian. Adapun tindakan sahabat di atas tidak dipastikan mendatangkan kematian, maka mengqiyaskan perbuatan sahabat dan tindakan bom bunuh diri adalah qiyas yang berbeda, sehingga qiyasnya bathil. Dan kalau qiyasnya bathil maka tidak bisa dijadikan dalil.

Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/10911

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

***   ***

السؤال:
هذا يقول: شيخنا حفظكم الله -وإياكم- بعض الملبسين يُجَوِّز العمليات الانتحارية ويستدل بأن بعض الصحابة انتحر.

الجواب:

هذا كذب.

· أولًا:  أن بعض الصحابة انتحر؟ كذبٌ، وأقول ذلك بِمِلْء فَمِي! وله من الآن وحتى ما شاء، أن يأتينا بواحدٍ من الصحابة انتحر، ويأتينا بنصوص أهل العلم على أنهُ انتحر، هذا أولًا.

· ثانيًا:  نعم هم يستدلون بقضية حصار الصحابة -رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُم- للحديقة يوم اليمامة، في حروب الردّة، ليس هذا في قبيل ولا دبير من العمليات الانتحارية، لأنَّ الذي يُلقى من فوق السور قد يفتح الباب ويسلم، وقد يُجرح، يُصوّب من قبل العدو، وقد يُقتل، فمَظِنَّةً القتل غير مقطوع بها، أما هذا هو يقتلُ نفسهُ، إذا سحب الحزام الناسف تقطع أشلاء، لا تكاد تُعرف بعد ذلك شخصيتهُ، فالهلاك هنا مُحقق، وهناك مظنون، فالقياس لهذه الصورة على هذه الصورة قياسٌ مع الفارق، وإذا كان قياسًا مع الفارق بَطَلَ القياس وحينئذٍ، إذا بطل القياس الذي هو الدليل بَطَلَ الاستدلال

Download
Judul: BETULKAH SEBAGIAN SAHABAT MELAKUKAN BUNUH DIRI? (MEMBANTAH SYUBHAT BATHIL KAUM KHAWARIJ) Pembicara: Asy Syaikh Muhammad bin Hady حفظه الله Tanggal: 12 Rajab 1436
© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.