BATILNYA UCAPAN TIDAK ADA PEMBEDAAN DAN PENGELOMPOKAN DI ANTARA MANUSIA

BATILNYA UCAPAN TIDAK ADA PEMBEDAAN DAN PENGELOMPOKAN DI ANTARA MANUSIA

Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله

“Tidak ada pembedaan dan pengelompokan di antara manusia”: Ini adalah ucapan yang salah lagi sesat.

Semoga Allah berbuat baik kepada anda. Penanya ini bertanya dan mengatakan: Telah muncul di waktu-waktu belakangan ini, orang-orang yang melarang pengelompokan manusia secara mutlak dengan dalih bahwa semuanya adalah muslim. Maka apa pendapat anda yang mulia? Lalu apa ketentuan dalam masalah tersebut?

Jawaban:

Ini tidak secara mutlak! Orang yang menyelisihi terkadang adalah orang kafir dan bukan muslim, terkadang orang sesat dan fasik, dan terkadang seorang yang bermaksiat. Manusia itu berbeda-beda. Ada yang pendusta, munafik, dan pelaku maksiat. Namun ada juga yang mukmin, taat, dan istiqamah. Sehingga sudah seharusnya menempatkan manusia sesuai dengan tempatnya. Jangan menempatkan pelaku kemaksiatan pada kedudukan orang yang taat dan jangan mendudukkan orang yang taat pada posisi pelaku kemaksiatan. Allah ‘azza wa jalla berfirman:

“Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan beramal shaleh yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka. Amat buruklah penilaian mereka itu.” (Al-Jatsiyah: 21)

Allah berfirman: “Apakah Kami akan menjadikan kaum muslimin itu sebagaimana orang-orang yang berbuat kejahatan? Ada apa dengan kalian, bagaimana kalian mengambil keputusan?” (Al-Qalam: 35-36)

“Pantaskah Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan beramal shaleh layaknya orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi ataukah pantaskah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa itu sebagaimana orang-orang fajir?” (Shaad: 28).

Allah, Dialah yang membedakan antara mereka ini dan itu berdasarkan amalan yang mereka kerjakan dan keyakinan yang mereka yakini. Dan sebagaimana yang telah kalian dengar dalam sebuah hadits bahwa umat ini akan berpecah menjadi 73 golongan. Setiap golongan itu memiliki manhaj dan jalan yang berbeda dari jalan golongan yang kedua kecuali orang-orang yang berpegang teguh di atas Kitab (al-Qur’an) dan Sunnah. Karena sungguh jalan mereka adalah satu dan mereka tidaklah berselisih. Ini sesuatu yang gamblang.

Adapun mereka yang membual bahwa tidak ada pembedaan dan pengelompokan di antara manusia maka ini adalah ucapan batil dan sesat. Allah yang telah membedakan antara mereka. Disebutkan di dalam Kitab dan Sunnah tentang orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang yang beriman, para pelaku kemaksiatan, dan juga orang-orang fasik.
Allah yang mengklasifikasikan manusia, lalu apakah kita akan menentang apa yang telah Allah turunkan di dalam Kitab-Nya?!

Allah berfirman: “Dia yang telah menciptakan kalian, maka di antara kalian ada yang kafir dan ada yang mukmin.” (At-taghabun:2)

Lantas kita katakan: “Tidak! Tidak ada pengelompokan di antara manusia.”

Ini merupakan permusuhan terhadap Allah dan Rasul-Nya. Na’am.

Sumber: http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=43476

* Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

*******

لا تفريق بين النَّاس ولا تصنيف بينهم! هذا قولٌ خطأٌ وضلالٌ

أحسن اللهُ إليكُم هذا السَّائلٌ يسألُ ويقُول: خرج في الآونة الأخيرة مَن يمنع تصنيف النَّاس مُطلقًا بحُجَّةِ أنَّ الجميعَ مُسلِمون، فما قول فضيلتكُم؟ وما الضَّابطُ في ذلك؟

هذا ليس على إطلاقه! المُخالِفُ قد يكون كافرًا وليس مُسلِمًا، وقد يكون ضالاًّ وفاسقًا، وقد يكون عاصيًا.
النَّاسُ مُختلِفون: مِنهم الكافر، ومِنهم المُنافق، ومِنهم الفاسق، ومِنهم العاصي، ومِنهم المؤمن والمُطيع المُستقيم؛ فلا بُدَّ مِن تنزيل النَّاس منازلَهُم، فلا يُنزَّل العاصي منزلة المُطيع، ولا يُنزَّل المُطيع منزلة العاصي قال اللهُ جلَّ وعلا: “أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ اجْتَرَحُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ نَجْعَلَهُمْ كَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَوَاءً مَحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ”[الجاثية: 21]، وقال تعالى: “أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ * مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ”[القلم: 35ـ36]، “أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ”[ص: 28].
اللهُ هو الَّذي فرَّق بين هؤلاء وهؤلاء بالأعمال الَّتي يعملونها، والاعتقادات الَّتي يعتقدونها، وكما سمِعتُم في الحديث أنَّ هذه الأُمَّة ستفترقُ على ثلاث وسبعين فرقة، كُلُّ فِرقة لها منهجٌ ولها طريقٌ يختلِفُ عن طريق الثَّانية إلاَّ من ثبت على الكتاب والسُّنَّة، فإنَّ طريقهم واحد ولا يختلِفُون، هذا شيءٌ واضحٌ.

أمَّا الَّذي يقُول لا تفريق بين النَّاس ولا تصنيف بينهم؛ فهذا القولُ خاطئ وضلالٌ؛ اللهُ هو الَّذي فرَّق بينهُم.
الكتاب والسُّنَّة ذُكر فيهما الكُفَّار، وذُكر فيهما المُنافقين، وذُكر فيهما المؤمنين، وذُكر فيهما العُصاة والفاسقين، اللهُ صنَّف النَّاس، فهل نُعارض ما أنزل اللهُ في كتابه؟!
“هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنكُمْ كَافِرٌ وَمِنكُم مُّؤْمِنٌ”[التغابن: 2]، نقول: لا! لا يُوجد تفريق بين البشريَّة، هذه مُحادَّة للهِ ورسولهِ، نعم.

Download
Judul: BATILNYA UCAPAN TIDAK ADA PEMBEDAAN DAN PENGELOMPOKAN DI ANTARA MANUSIA Pembicara: Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله Tanggal: 30 Shawwal 1436
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.