BANTAHAN TERHADAP SERUAN UNTUK BERSATU DAN MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN TUMBAL MENDIAMKAN ORANG-ORANG YANG MENYIMPANG

BANTAHAN TERHADAP SERUAN UNTUK BERSATU DAN MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN TUMBAL MENDIAMKAN ORANG-ORANG YANG MENYIMPANG

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhaly حفظه الله

Pertanyaan: Semoga Allah melimpahkan kebaikan kepada Anda, akhir-akhir ini banyak bermunculan ajakan untuk bersatu dan memperbaiki hubungan, namun dengan tumbal mendiamkan orang-orang yang menyimpang dan para pembawa kaedah-kaedah yang bathil, serta menuduh pihak yang menjelaskan kebenaran dan menjelaskan kaedah-kaedah yang bathil tersebut sebagai penyeru perpecahan dan perselisihan. Maka apakah ada bimbingan dan nasehat dalam bab ini? Semoga Allah senantiasa menjaga Anda.

Jawaban: Ajakan untuk memperbaiki hubungan adalah dengan cara berjalan di atas manhaj yang benar dan berhukum dengan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. Adapun dengan membela para pembela orang-orang yang membela Jahm bin Shafwan yang mulhid dan kafir, mentazkiyah orang yang membela Jahm bin Shafwan yang mulhid dan kafir, serta membela siapa saja yang membela mereka itu, maka ini merupakan ajakan yang bathil dan orangnya adalah pembawa kebathilan siapapun dia orangnya, walaupun dia orang yang paling besar kedudukannya.

Maka kita tidak akan bersatu dengannya kecuali jika dia bertaubat kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Jadi persatuan hanyalah bisa terwujud dengan cara berada di atas kebenaran dan petunjuk. Memperbaiki hubungan hanyalah bisa terwujud dengan cara berada di atas kebenaran dan petunjuk. Bukan dengan cara membela para pengusung kebathilan dan mencela Salafiyun yang membela sunnah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam.

Adapun dengan membebek di belakang rombongan para pembela Jahmiyah, para penolong Jahmiyah, para pembela al-Ikhwanul Muflisun (orang-orang yang bangkrut, maksud beliau adalah al-Ikhwanul Muslimun atau IM –pent) yang mana mereka itu hakekatnya adalah pengkhianat umat Islam, para pembela Jama’ah Tabligh, para pembela berbagai kelompok yang bermacam-macam, serta para pembela orang-orang yang suka mencampur aduk kebenaran dan kebathilan, maka ini bukanlah upaya memperbaiki hubungan, tetapi ini hanyalah ajakan untuk mendiamkan kebathilan, ajakan untuk mendiamkan kemungkaran, ajakan untuk bisa membaur dengan para pengusung kemungkaran, dan ajakan untuk bersikap basa-basi dalam menjalankan agama Allah Tabaraka wa Ta’ala. Sikap semacam ini tidaklah boleh, dan alangkah jauhnya mereka untuk bisa mewujudkannya, sampai kita meninggalkan kehidupan dunia ini. Kita memohon kepada Allah Jalla wa Ala agar diberikan kekokohan.

Allah Jalla wa Ala berfirman:

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِّن دُوْنِ اللهِ.

“Katakanlah: Wahai Ahli Kitab, marilah kita berpegang kepada suatu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, bahwa kita tidak menyembah kecuali Allah, dan kita tidak mempersekutukan Dia dengan sesuatupun, dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tandingan selain Allah.” (QS. Ali Imran: 64)

Jadi dakwah hanyalah kepada kalimat yang sama di atas agama Allah Tabaraka wa Ta’ala. Adapun siapa saja yang membela Mu’tazilah, membela al-Ikhwanul Muflisun yang mana mereka itu hakekatnya adalah pengkhianat umat Islam dan sumber kejahatan di zaman ini, membela Jama’ah Tabligh yang mereka itu adalah para penyeru ajaran Shufi di zaman ini, serta membela orang-orang yang semisal dengan mereka dan semodel dengan mereka, dan engkau ingin agar kami bersama dalam barisannya, maka alangkah jauhnya untuk mewujudkannya.

Jadi jika engkau ingin agar kita bersatu di atas kebenaran, maka hayyakallah (semoga Allah memberikan kehidupan kepadamu). Namun jika engkau ingin untuk bersikap basi-basi kepada manusia, maka tidak ada kata ahlan wa marhaban untukmu, dan tidak ada pula sesuatu yang menyejukkan pandanganmu.

Sumber audio:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146893

Transkrip arabic disertai perbaikan dan menyesuaikan dengan rekaman asli (dengan segala kekurangannya) oleh penerjemah, bersumber dari transkrip Abu Mariyah Abbas al-Jazairy yang dimuat di: http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=59772

Download
Judul: BANTAHAN TERHADAP SERUAN UNTUK BERSATU DAN MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN TUMBAL MENDIAMKAN ORANG-ORANG YANG MENYIMPANG Pembicara: Asy-Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhaly حفظه الله Tanggal: 10 Safar 1437
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.