APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN SEORANG MUSAFIR YANG MENDENGAR ADZAN?

APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN SEORANG MUSAFIR YANG MENDENGAR ADZAN?

Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله

Pertanyaan: Apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang musafir yang mendengar seruan adzan untuk shalat?
Apakah wajib baginya memenuhi panggilan shalat ataukah dia mendapatkan ruksoh (keringanan) safar?

Jawaban:

Menjawab adzan tidak wajib. .

Akan tetapi, kalau dia menginginkan pahala, maka jawablah adzan seorang muadzin.
Adapun kalau dia tidak menjawab adzan, maka ini tidak wajib baginya, sama saja baik dia musafir atau orang yang muqim.

Syaikh berkata: “Apakah yang dia maksud adalah menghadiri (shalat jamaah) ?”

Penanya: “Iya, menghadirinya.”

Jawabannya:

Wajib bagi setiap yang mendengar adzan dan dia tidak memiliki udzur untuk menghadiri shalat jamaah.

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Barang siapa yang mendengar adzan kemudian dia tidak memenuhinya, maka tidak ada shalat baginya kecuali ada udzur.

Ditanyakan kepada beliau: “Apa itu udzur?”,  Beliau berkata: “Rasa takut dan sakit.”

Sebagian orang yang sedang safar dan dia singgah di sebuah rumah yang berdampingan dengan masjid, mereka berkata: “Kami adalah musafir dan kami akan shalat di rumah.”

Ini tidak boleh bagi kalian untuk shalat di rumah dalam keadaan kalian mendengar adzan dan di sebelah rumah kalian (terdapat) masjid.

Mereka juga berkata: “Kita akan mengqosor shalat.”

Akan tetapi, shalatlah kalian bersama imam dan sempurnakanlah shalat kalian sehingga kalian mendapatkan pahala yang besar.

Jangan kalian mengharamkan pahala atas diri kalian dan pahala menjawab panggilan adzan.

Maka menjawab panggilan muadzin -yaitu menghadiri shalat berjamaah- wajib bagi siapa saja yang mendengar adzan tersebut dan dia mampu untuk menghadirinya, sama saja baik dia musafir atau muqim.

 

Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/node/14847

* Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

**************

 

ماذا على المسافر إذا سمع المنادي ينادي للصلاة؟

السؤال:
ماذا على المسافر إذا سمع المنادي ينادي للصلاة؟ هل تلزمه الإجابة أم يترخص برخص السفر؟
الجواب: الإجابة ليست واجبة، إن أراد الأجر يجيب المؤذن، وإن ما جاب المؤذن فليس هذا بواجب عليه سواء كان مسافراً أو مقيماً.

الشيخ: أو قصده الإجابة الحضور؟

السائل: الحضور.

الجواب: يجب على من سمع النداء وليس له عذر يحضر ويصلي قال صلى الله عليه وسلم: “مَنْ سَمِعَ النِّدَاءَ فَلَمْ يَأْتِهِ فَلاَ صَلاَةَ لَهُ إِلاَّ مِنْ عُذْرٍ”، قيل وما العذر؟ قيل: “خوف أو مرض”، بعض الناس إذا كانوا مسافرين ونازلين في بيت مقابل المسجد يقولون نحن مسافرين نريد أن نصلي في بيتنا، لا ما يجوز لكم تصلون وتسمعون الأذان وبجانبكم المسجد، يقولون: نريد أن نقصر، صلوا مع الإمام وأتموا الصلاة أعظم لكم أجرا لا ترحمون أنفسكم من الأجر وإجابة النداء، فإجابة المؤذن يعني: الحضور واجب لمن سمعه وقدر على الحضور سواء كان مسافراً أو مقيماً

 

Download
Judul: APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN SEORANG MUSAFIR YANG MENDENGAR ADZAN Pembicara: Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله Tanggal: 26 Sha'aban 1436
© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.