Apa Hukum Rokok?

Hukum RokokAPA HUKUM ROKOK?

Al Ustadz Abu Mu’awiyah Askari hafizhahullah-

Pertanyaan: Apa hukum rokok?

Jawaban:

Haram! Dan banyak sekali mudharatnya, berdasarkan kesepakatan, kesepakatan para ulama, kesepakatan para uqala (orang-orang yang berakal) kesepakatan para dokter. Bahwa rokok itu membahayakan, dan itu diakui oleh perusahaan-perusahaan rokok setiap membuat iklan, dibawahnya ada peringatan rokok bisa menyebabkan kanker ini itu macem-macem, hah?  maka menghambur-hamburkan harta banyak sekali kemadharatannya.

Menghambur-hamburkan harta ,memadharatkan diri sendiri, membunuh diri sendiri. Wa laa taqtuluu anfusakum ( jangan kalian membunuh diri kalian) memudharatkan orang lain. Kata nabi Shalallahu’ alaihi wa sallam ” laa dhoror wa laa dhiror” tidak diperbolehkan mendatangkan kemudharatan baik untuk diri atau untuk orang lain, tidak diperbolehkan.

Mereka mengatakan yakni ahli kesehatan mengatakan seorang perokok, yang apa, yang menghisap asap rokok itu lebih berbahaya daripada yang merokok. Ha? Ya pasif lebih berbahaya daripada yang aktif. Berarti kan memudharatkan orang lain.

Belum lagi baunya, gimana dia shalat? Nabi shalallahu’alaihi wa sallam melarang kaum muslimin yang makan bawang mentah, bawang putih, bawang merah mentah untuk mendekati masjid. Gimana dengan seorang yang merokok?

Bau. Keluar bau yang tidak sedap. fa innal malaaikata ta-adza mimma yata-adza minhu bani adam. Para malaikat terganggu dengan sesuatu yang bani adam terganggu darinya. Walhasil banyak sekali kemudharatannya. Tidak sepantasnya seorang muslim merokok.

Belum lagi gayanya, ya gaya perokok itu sombong, terlalu bergaya na’am. Bukan tanda seorang yang shaleh sekedar melihat orang merokok itu subhanallah ya kelihatan kesombongannya. Kelihatan ya, yakni tidak sepantasnya, seorang yang shaleh tidak sepantasnya melakukan hal tersebut.

Download Audio Di Sini

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.