TIDAK SEMUA FITNAH HARUS DIJAUHI

TIDAK SEMUA FITNAH HARUS DIJAUHIi

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

“ﻭﻳﺴﺮﻧﻲ أﻥ ﺃﺧﺒﺮﻛﻢ أﻥ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﺍﻟﻤﺘﻌﻠﻘﺔ ﺑﺎﻟﻔﺘﻦ ﻭﺍﻟﺘﺤﺬﻳﺮ ﻣﻨﻬﺎ ﻣﺤﻤﻮﻟﺔ ﻋﻨﺪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻋلى ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺍﻟﺘﻲ ﻻ ﻳﻌﺮﻑ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻟﻤﺤﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺒﻄﻞ، ﻓﻬﺬﻩ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺍﻟﻤﺸﺮﻭﻉ ﻟﻠﻤﺆﻣﻦ ﺍﻟﺤﺬﺭ ﻣﻨﻬﺎ، ﻫﻲ ﺍﻟﺘﻲ ﻗﺼﺪﻫﺎ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺑﻘﻮﻟﻪ:

Membahagiakan aku untuk mengabarkan kepada kalian bahwasanya hadits-hadits yang berkaitan dengan fitnah-fitnah dan peringatan darinya itu didudukkan oleh para Ulama pada fitnah yang tidak diketahui pihak yang benar dan pihak yang batil. Maka dalam fitnah seperti ini, kaum mukminin disyariatkan untuk menjauhinya.

Itulah yang dimaksud oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam sabdanya:

الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ. وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْمَاشِي. وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ السَّاعِي

“Orang yang duduk ketika fitnah tersebut lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri ketika fitnah tersebut itu lebih baik daripada orang yang berjalan, orang yang berjalan itu lebih baik daripada orang yang berlari.” (HR. Bukhary-Muslim)

أﻣﺎ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﻌﺮﻑ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻟﻤﺤﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺒﻄﻞ ﻭﺍﻟﻈﺎﻟﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻈﻠﻮﻡ ﻓﻠﻴﺴﺖ ﺩﺍﺧﻠﺔ ﻓﻲ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭﺓ، ﺑﻞ ﻗﺪ ﺩﻟﺖ ﺍﻷﺩﻟﺔ ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ ﻋﻠﻲ ﻭﺟﻮﺏ ﻧﺼﺮﺓ ﺍﻟﻤﺤﻖ ﻭﺍﻟﻤﻈﻠﻮﻡ ﻋﻠﻲ ﺍﻟﺒﺎﻏﻲ ﻭﺍﻟﻈﺎﻟﻢ”

Adapun fitnah-fitnah yang disana diketahui pihak yang benar dari pihak yang batil, atau pihak yang zalim dari pihak yang terzalimi maka tidak termasuk dalam hadits-hadits tersebut. Bahkan dalil-dalil syariat dalam al-Kitab dan as-Sunnah menunjukkan akan wajibnya menolong orang yang benar dan terzalimi melawan orang yang melampaui batas dan zalim.

[Majmu’ Fatawa 7/363]

Sumber : https://t.me/Nataouan

 


 

© 1439 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.